Antara Aku, Keraton Solo & Pangeran Diponegoro

Pernahkah kalian bertanya tentang silsilah keluargamu (baik dari ayah maupun ibu) kepada orang tua ataupun kakek nenekmu? Saya pernah, sebenarnya sudah lama. Tapi ingin saya share di sini. Boleh disimak…

  1. 1. Keraton Solo (Silsilah dari keluarga ayah)

Wow! Sempat terkejut ketika ayah saya bercerita tentang siapa kakek buyut saya.  Ini bermula ketika saya sudah lama cukup menaruh penasaran dengan gelar Raden yang ada di nama depan kakek saya. Dulu memang sudah pernah beliau ceritakan asal muasalnya. Tapi baru kali ini diberitahu cukup komplit.

Kakek buyut saya ternyata adalah seorang kepala polisi keamanan di keraton Solo, pada masa pemerintahan Paku Buwono (entah yang ke berapa) ketika itu. Kakek buyut punya empat orang putri, yang bungsu adalah nenek saya (ibunya ayah). Putri pertama, alias kakak pertamanya nenek, beliau pernah dipersunting oleh adik raja, adik dari Paku Buwono ketika itu. itu bermula ketika beliau sering ikut kakek buyut pergi ke keraton, dan kemudian adik sang raja melihatnya, dan dipersunting. Namun, kakek buyut tidak merestui hubungan itu. walaupun begitu, mereka tetap memiliki keturunan dua orang anak. Bahkan, putri mereka saja dipanggil ‘Ndoro Putri’ oleh ibunya sendiri. Ayah saya heran kenapa ibunya sendiri kok memanggil anaknya dengan sebutan itu. Ternyata memang karena itulah alasannya. Putri sang raja. Ckckck….

Selain itu, kakak kandung dari kakek buyut saya adalah seorang abdi dalem di Keraton Solo. Hmmm… keren juga…

Nah, begitulah. Sehingga kakek saya memiliki gelar Raden di nama depannya. Karena beliau menikah dengan nenek saya yang notabene putri dari kepala polisi keamanan Keraton Solo. Ayah saya juga cerita, dulu waktu beliau masih kecil pun sering dipanggil Raden oleh teman-temannya dan tetangga-tetangga. Wah, boleh dong saya juga punya gelar yang sama, “Raden Mas Farhan Hans”. Hehehe…

  1. 1. Pangeran Diponegoro (Silsilah dari Keluarga Ibu)

Bagi kamu yang pernah pergi ke Magelang, dan mengunjungi alun-alun Kota Magelang, pasti pernah melihat Patung Pangeran Diponegoro. Saya sendiri sudah sering sekali melihat patung itu.

Nah, ini yang menarik. Kalau tadi saya mengutarakan sedikit silsilah dari keluarga ayah. Sekarang saya mau sedikit cerita dari silsilah keluarga ibu.

Sudah lama nenek saya pernah bercerita terkait silsilah keluarga kami. Dahulu, Pangeran Diponegoro pernah melarikan diri alias bersembunyi di Magelang (ga tau gimana ceritanya sih, bukan anak sejarah). Yang jelas, salah satu pengikut setia beliau merupakan nenek moyang (hayah!) saya. Saya agak lupa memang silsilahnya, tapi saya masih sedikit ingat. Kalau tidak salah saya ini (sekitar) keturunan ke-delapan dari silsilah itu (besok kalau ketemu nenek, saya mau tanya lebih lengkap!).

Ya, begitulah silsilah keluargaku (cukup mengesankan bagi saya), baik dari silsilah ayah maupun dari ibu. Wah, ternyata mereka yang orang-orang hebat. Oleh sebab itu, saya juga musti jadi orang hebat! Let’s go Farhan!

Nah kawan, bagaimana dengan silsilah keluargamu? Tahukah kamu? Kalau belum, coba cari tahu… Hehehe…

40 Comments

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s